Pendahuluan
Agama yang dengannya Allah Swt mengutus
Muhammad Saw merupakan agama penutup dan penyempurna dari agama-agama
terdahulu, dia merupakan risalah terakhir yang dittujukan kepada jin dan
manusia hingga akhir zaman, maka wajar jika risalah ini memiliki karakteristik
yang unik yang menjadikannya senantiasa relevan pada setiap tempat dan zaman
kepada seluruh umat manusia di atas bumi, diantara karakteristik utama agama
ini adalah toleransi dan kemudahan baik antar muslim maupun kepada non muslim dalam
setiap sendi-sendi kehidupan mulai dari ibadah, interaksi sosial, akhlak dan
adab.
Toleransi terhadap non muslim
merupakan pembahasan ilmiyah yang telah menyita perhatian para ilmuan Islam sejak
dahulu. Diantara contoh-contoh kajian para ulama tentang hal ini adalah karya
al-Khilal yang berjudul "Hukum toleransi antar agama" dan
karya Ibnul Qayyim yang berjudul "Hukum Ahli Zimmah", jika
kita merujuk kepada kedua karya ini, maka kita akan menemukan pembahasan yang
sangat terperinci dan ilmiyah tentang toleransi antar umat beragama.
Oleh karena itu melalui tulisan ini
penulis berusaha untuk mengkaji tentang toleransi ditinjau dari hadis Nabi Saw
berdasarkan masalah berikut: Apa itu toleransi ? dan Bagaimana toleransi dalam
Islam berdasarkan Hadis Nabi Saw?




